Tugas Bahasa Indonesia Bab VII (Topik, Tema, Tesis, dan Kerangka Karangan)

  1. Topik dan Judul

Topik berarti ‘pokok pembicaraan, pokok pembahasan, pokok permasalahan atau masalah yang dibicarakan.’ Topik karangan adalah suatu hal yang akan digarap menjadi karangan. Jika seseorang akan mengarang, ia terlebih dahulu harus memilih dan menetapkan topik karangannya. Ciri khas topik terletak pada permasalahannya yang bersifat umum dan belum terurai. Perlu diketahui, topik karangan ilmiah harus tentang sesuatu yang nyata, tidak boleh abstrak.

Judul karangan pada dasarnya adalah perincian atau penjabaran dari topik. Bila dibandingkan dengan topik, judul lebih spesifik dan sering telah menyiratkan sudut pandang atau variabel yang akan dibahas. Tetapi judul tidaklah harus sama dengan topik. Jika topik sekaligus menjadi judul, biasanya karangannya akan bersifat umum dan ruang lingkupnya sangat luas. Judul karangan dapat di singkat dan padat, menarik perhatian, serta menggambarkan garis besar (inti) pembahasan.

Persamaan dari topik dan judul adalah sama sama dapat menjadi judul karangan. Sedangkan perbedaan keduanya adalah topik, merupakan sebuah “atap” yang bersifat umum dan belum menggambarkan sudut pandang dari penulis, sedangkan judul bersifat lebih spesifik dan mengandung permasalahan yang lebih jelas dan seringkali telah menggambarkan sudut pandang penulis.

2. Tema dan Tesis

Tema berarti pokok pemikiran, ide, atau gagasan tertentu yang dituangkan oleh penulis dalam karangannya. Tema adalah sesuatu yang melatarbelakangi seseorang dalam menuliskan karangannya. Tema seperti halnya judul, dapat dibuat bervariasi dan dapat diganti jika pnulis beranggapan tidak tersedia bahan yang cukup untuk digarap menjadi karangan, sementara topik dapat tetap seperti semula.

Tesis adalah pernyataan singkat tentang maksud dan tujuan penulis. Karena itulah tesis sering disebut Pengungkapan maksud. Tesis harus lugas sehingga perlu diungkapkan ke dalam satu kalimat lengkap.

3. Kerangka Karangan

Kerangka karangan adalah rencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan. Fungsi utama kerangka karangan adalah mengatur hubungan antara gagasan-gagasan. Melalui kerangka karangan pengarang dapat melihat kekuatan dan kelemahan dalam perencanaan karangan.

4. Pola Penyusunan Kerangka Karangan

Ada dua pola terpenting yang lazim dipakai untuk menyusun kerangka karangan, yaitu (1) pola alamiah, dan (2) pola logis. Pola pertama disebut alamiah karena penyusunan unit-unit bab dan subbab-nya memakai pendekatan alamiah yang esensial, yaitu ruang (tempat) dan waktu. Pola kedua dinamakan pola logis karena memakai pendekatan berdasarkan jalan pikiran atau cara berpikir manusia yang selalu mengamati sesuatu berdasarkan logika (masuk akal atau tidak).

 

===================================================================================
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s